Benih Ikan Lele Ditebar di SAE Lembah Hijau, Dari Lahan Terbatas Tumbuhkan Kemandirian Warga Binaan Lapas Kerobokan

Foto: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan lele di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembah Hijau. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | BADUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan lele di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembah Hijau.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono memimpin langsung kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan program pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Selain itu, jajaran Petugas dan Warga Binaan turut serta berpartisipasi, dalam budidaya perikanan air tawar yang dikembangkan secara kreatif di lahan terbatas milik Lapas Kerobokan.

Dengan keterbatasan lahan, SAE Lembah Hijau berhasil dimanfaatkan menjadi ruang edukatif dan produktif bagi Warga Binaan.

Warga Binaan turut serta dalam seluruh proses mulai dari penyiapan kolam, penebaran hingga perawatan benih dibawah arahan Petugas Pembinaan Kemandirian.

Berita Terkait:  Raih 186 Suara, Letjen I Nyoman Cantiasa Ungguli Ari Dwipayana dalam Pemilihan Ketua Umum PHDI Pusat

“Dari lahan terbatas, kita ingin tumbuhkan kemandirian. Budidaya lele ini bukan sekadar tentang hasil panen, tetapi juga pembentukan tanggung jawab, kerjasama dan keterampilan hidup yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” kata Kalapas Hudi Ismono.

Melalui pengelolaan SAE Lembah Hijau, Lapas Kerobokan terus memperluas ruang pembinaan berbasis produktivitas dan edukasi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menciptakan peluang baru.

Dengan dukungan jajaran dan semangat Warga Binaan, SAE Lembah Hijau diharapkan dapat menjadi simbol kemandirian, harapan serta langkah nyata menuju Pemasyarakatan yang lebih humanis dan berdaya guna. (red).

Berita Terkini