Beachwalk Kuta Fest 2026 Hadirkan Surfing, Fashion hingga Konser Gratis Wijaya 80

Konferensi pers gelaran Beachwalk Kuta Fest 2026. (balihotnews/rahma)
Konferensi pers gelaran Beachwalk Kuta Fest 2026. (balihotnews/rahma)

Balihotnews.com | BADUNG – Beachwalk Shopping Center kembali menggelar Beachwalk Kuta Fest 2026 yang akan berlangsung pada 3–7 Juni 2026 di kawasan Beachwalk Shopping Center dan Pantai Kuta, Bali.

Mengusung tema “Wave of Harmony”, festival tahunan ini menghadirkan perpaduan budaya, musik, lifestyle, olahraga, wellness hingga hiburan dalam satu rangkaian acara yang dikemas dengan nuansa khas pesisir Kuta.

Selama lima hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhkan berbagai aktivitas mulai dari surfing competition, latte art throwdown, coffee rave party, pertunjukan musik, fashion showcase, workshop interaktif, wellness activities, cultural performance, hingga penampilan spesial dari Wijaya 80.

General Manager (GM) Center beachwalk Shopping Center Gita Sunarwulan, mengatakan penambahan durasi acara dari sebelumnya tiga hari menjadi lima hari dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan selama periode libur sekolah.

“Dengan periode acara di school holiday, harapan kami wisatawan akan lebih banyak lagi datang ke Bali, ke Beachwalk, dan menikmati area Kuta,” ujar Gita saat konferensi pers, pada Kamis (28/5/2026).

Ia mengakui kondisi pariwisata saat ini masih cukup menantang. Namun, pihaknya berharap Beachwalk Kuta Fest mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Kuta maupun Beachwalk Shopping Center dibanding tahun sebelumnya.

Pihak Beachwalk juga menyebut festival ini menjadi bentuk komitmen dalam menghidupkan identitas Kuta sebagai pusat lifestyle dan pariwisata Bali yang kreatif dan dinamis.

Berita Terkait:  Ingatkan Visi 5 Tahun, Peradah Indonesia Dorong PHDI Perkuat Pendidikan, Kepemudaan Hingga Representasi Politik Nasional

“Message yang ingin kami sampaikan adalah Kuta-nya dilihat oleh wisatawan. Selain memikirkan Beachwalk sendiri, kami juga membantu pemerintah meningkatkan awareness wisatawan terhadap area Kuta,” tambahnya.

Surfing Competition Perebutkan Hadiah Rp70 Juta

Salah satu agenda utama dalam Beachwalk Kuta Fest 2026 adalah Surfing Competition yang berlangsung pada 3–5 Juni 2026 di Pantai Kuta.

Kompetisi ini memperebutkan total hadiah Rp70 juta dan menghadirkan lima kategori lomba yakni Junior, Longboard Men, Longboard Women, Open Men, dan Open Women.

Ajang ini sekaligus menegaskan kembali identitas Pantai Kuta sebagai salah satu destinasi surfing dunia dengan ombak dan kultur peselancar yang telah dikenal secara internasional.

Selain olahraga selancar, festival juga menghadirkan berbagai aktivitas bertema coffee culture.

Melalui Latte Art Throwdown with MILKLAB yang berlangsung pada 3–4 Juni 2026, para barista akan berkompetisi menunjukkan kreativitas dan teknik latte art terbaik mereka. Kompetisi ini menyediakan total hadiah Rp8,5 juta.

Sementara itu, Coffee Rave Party pada 5 Juni 2026 akan memadukan kopi, musik, dan nightlife experience dalam satu konsep hiburan yang immersive bagi para pengunjung.

Konser Gratis Wijaya 80 dan Kuta Fashion Week

Kemeriahan festival akan mencapai puncak pada 6 Juni 2026 lewat penampilan spesial Wijaya 80 serta sejumlah band lokal Bali.

Berita Terkait:  Luaskan Jangkauan, Bupati Satria Harap Manusa Yadnya Masal Klungkung Diikuti Umat Hindu se-Nusantara

Pengunjung dapat memperoleh tiket konser secara gratis dengan melakukan transaksi minimal Rp100 ribu di tenant eksklusif Beachwalk, lalu menukarkan struk belanja di Customer Service Desk.

“Semua gratis, karena di mall. Untuk nonton Wijaya 80 cukup belanja minimal Rp100 ribu di tenant kami untuk mendapatkan wristband,” kata Gita.

Ia menjelaskan akumulasi transaksi berlaku sejak 1 hingga 6 Juni 2026. Sementara untuk kompetisi surfing dikenakan biaya pendaftaran karena dikelola event organizer khusus.

Pada hari terakhir, 7 Juni 2026, rangkaian festival akan ditutup melalui Kuta Fashion Week 2026 by Cap Bali.

Ajang fashion tersebut menghadirkan koleksi resort wear, tren fashion modern, hingga karya para desainer lokal dalam konsep runway bernuansa tropis dengan latar Pantai Kuta.

Beachwalk Kuta Fest 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan komunitas, cultural performance, kids activation hingga wellness activities yang menyasar wisatawan maupun masyarakat lokal.

Campaign & Experience Manager beachwalk Shopping Center, Reksa Hartoyo, mengatakan jumlah UMKM yang dilibatkan tahun ini dipastikan lebih banyak dibanding pelaksanaan sebelumnya.

“UMKM kita tahun ini mungkin akan jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Setelah BKF juga akan ada UMKM Fair, jadi dampaknya tidak hanya saat event berlangsung,” jelasnya.

Berita Terkait:  KMHDI: Keadilan tak boleh Menunggu Viral, Selamat Datang Kapolri Suyudi Ario Seto

Menurutnya, Beachwalk Kuta Fest tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan keramaian selama acara, tetapi juga menjadi pemicu peningkatan traffic dan penjualan tenant setelah festival selesai.

“Kami ingin impact-nya bukan cuma during the event, tapi post-event juga jauh lebih berimpact. Jadi ini sebagai hook atau trigger untuk teman-teman UMKM maupun brand nasional dan internasional untuk join ke kami,” ujar Reksa.

Abrasi Pantai Kuta Tak Jadi Halangan

Terkait kondisi abrasi Pantai Kuta yang sempat menjadi sorotan, pihak penyelenggara memastikan area tenant dan aktivitas festival sudah dimitigasi agar tetap aman.

“Lokasi booth tidak terlalu menjorok ke bibir pantai dan sudah kita mitigasi ke arah yang lebih aman,” kata Reksa.

Pihak Beachwalk juga mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kuta dan Pemkab Badung agar jadwal perbaikan pantai tidak berlangsung bersamaan dengan festival.

Selain aktivitas di pantai, sejumlah agenda seperti wellness activities, kids coloring competition, hingga cupping competition akan dipusatkan di area dalam mall.

Informasi lengkap terkait jadwal dan rangkaian acara dapat diakses melalui akun Instagram dan TikTok resmi @beachwalk_bali.

Berita Terkini