Balihotnews.com | DENPASAR – Bali Nusra Great Sale 2025 dinilai memperlihatkan pola kolaborasi lintas sektor dalam penguatan ekosistem ritel Bali–Nusa Tenggara. Program yang berlangsung sejak 12 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026 ini melibatkan pusat perbelanjaan, pemerintah, perbankan, hingga pelaku UMKM dalam satu rangkaian kegiatan.
Sebanyak 18 pusat perbelanjaan berpartisipasi dalam festival belanja regional ini, dengan dukungan perbankan dari Bank BCA. Selain promo ritel, penyelenggara juga membuka ruang promosi bagi UMKM melalui pameran dan kegiatan pendamping.
Keterlibatan pemerintah pusat dan daerah dinilai memperkuat pelaksanaan program. Dukungan datang dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Pemerintah Provinsi Bali.
Beragam program disusun untuk menjaga konsistensi kunjungan masyarakat, seperti Weekly Top Spender, Tenant Competition, hingga Grand Prize High Spender yang dilaksanakan selama periode kegiatan.
Rangkaian Bali Nusra Great Sale 2025 ditutup melalui Closing Ceremony di Living World Denpasar, Kamis (16/1/2026).
Acara penutupan dirangkaikan dengan pameran UMKM binaan Dekranasda Kota Denpasar serta penyerahan hadiah bagi pelanggan.
Ketua APPBI DPD Bali Nusra, Zen Zen Guisi Halmis, menyatakan pusat perbelanjaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang transaksi, tetapi juga bagian dari rantai pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menurutnya, model kolaborasi seperti ini dapat menjadi tolok ukur keberlanjutan program ritel regional ke depan. (red)






