Antusias Orang Tua Meningkat, TK Hindu Widya Kerthi Tambah Kelas Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Dr. Ir. I Ketut Susila Dharma, MM, mengatakan meningkatnya jumlah pendaftar menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diberikan TK Widya Kerthi. (barometerbali/red)

Balihotnews.com | Denpasar – Tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini di TK Hindu Widya Kerthi mendorong pihak yayasan melakukan penambahan fasilitas pada tahun ajaran 2026/2027. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian Pentas Kreativitas dan Pelepasan Siswa TK Hindu Widya Kerthi di aula UNHI yang berlangsung Sabtu (6/6/2026).

Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Dr. Ir. I Ketut Susila Dharma, MM, mengatakan meningkatnya jumlah pendaftar menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diberikan sekolah tersebut.

“Antusiasme orang tua sangat besar menitipkan putra-putrinya di TK Hindu Widya Kerthi. Karena itu pada tahun ajaran 2026/2027 kami menambah satu kelas baru agar anak-anak lebih nyaman dalam beraktivitas dan belajar,” ujarnya.

Berita Terkait:  Mendiktisaintek Wanti-Wanti Bahaya Superinteligence

Selain menambah ruang kelas, yayasan juga melakukan peningkatan sarana bermain dengan menambah atap pada halaman bermain anak.

Menurutnya, lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

“Kenyamanan, ketenangan, dan keramahan dalam bermain menjadi semboyan kami. Anak-anak harus merasa senang saat berada di sekolah sehingga proses belajar berlangsung optimal,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala TK Hindu Widya Kerthi, Ni Luh Komang Sri Suasmini, SE., S.Pd.AUD, menyampaikan bahwa sekolah tahun ini melepas 66 peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Dasar serta 19 anak yang naik ke TK-A.

Ia menjelaskan bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mengembangkan potensi anak melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Berita Terkait:  Wakil Bupati Klungkung Pimpin Rapat PGRI, Minta Momentum HUT ke-81 Perkuat Solidaritas Guru

“Kami memiliki kegiatan ekstrakurikuler seperti menari, yoga, megambel, menggambar, mewarnai, Bahasa Bali dan Bahasa Inggris. Semua dirancang untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan sosial anak,” jelasnya.

Lebih jauh, konsep pendidikan yang diterapkan berlandaskan nilai-nilai Tri Hita Karana dengan mengenalkan anak pada lingkungan, tempat persembahyangan, serta pentingnya menghormati orang tua dan sesama.

“Pendidikan karakter menjadi fondasi utama. Anak-anak kami ajarkan mengenal lingkungan, etika, serta nilai spiritual sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang berbudaya dan berkarakter,” tambahnya.

Pentas Kreativitas yang digelar turut menampilkan berbagai pertunjukan seni dan keterampilan siswa sebagai bentuk apresiasi terhadap proses belajar yang telah mereka jalani selama setahun terakhir. (red)

Berita Terkait:  Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, BNNP Bali Gelar Bimtek Penggiat P4GN Bersama Gerakan Pramuka Kwarda Bali

Berita Terkini