Pelajar SMP Dibekali Pendidikan Politik Bentuk Generasi Emas Bangsa Sejak Dini

Foto: Ketua Bawaslu Badung, I Putu Hery Indrawan memberikan edukasi arti demokrasi di SMPN 1 Petang, Kabupaten Badung, Rabu, 6 Agustus 2025. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | BADUNG – Dengan mengusung tema “Mengenal Demokrasi dan Pemilu Sejak Dini”, Bawaslu Kabupaten Badung kembali hadir untuk memberikan edukasi arti demokrasi di dua sekolah menengah pertama, yakni SMPN 1 Petang dan SMPN 1 Abiansemal, Rabu, 6 Agustus 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas IX, yang
bertujuan membekali para pelajar dengan pemahaman awal mengenai arti demokrasi dan kepemiluan, serta membentuk karakter sebagai pemilih cerdas dan demokratis.

Kali ini, sosialisasi kali ini berlangsung di 2 (dua) sekolah secara bersamaan, pertama di SMPN 1 Petang dan diisi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Putu Hery Indrawan yang juga merupakan pria asal Petang, Kabupaten Badung.

Dalam paparannya, Hery menyampaikan sosialisasi ini sebagai cerminan mengamalkan Pancasila butir ke-4 yaitu “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”.

Berita Terkait:  Bawa 23 IKM ke Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster Dorong Kerajinan Bali Tembus Pasar Internasional

“Kami dari Bawaslu Badung hadir disini, ingin memberikan arti demokrasi pada adik-adik semua, yang mana demokrasi juga merupakan cara kita mengamalkan butir ke-4 pada Pancasila, yang berbunyi  “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”. Sila ke-4 ini mengakui pentingnya sistem perwakilan dalam demokrasi Indonesia, saat rakyat memilih wakil-wakilnya untuk mengambil keputusan atas nama mereka, seperti pemilihan Ketua Kelas dan lain-lain,” papar Hery Indrawan.

Sementara itu, di SMPN 1 Abiansemal sosialisasi dipandu oleh Kordiv. HP2H Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara. Dalam pemaparannya, Rachmat Tamara ingin membentuk generasi emas bangsa sejak dini.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa/i dan ikut aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar proses Pemilu dan peran masyarakat dalam menjaga demokrasi.

Berita Terkait:  Tembus Rp1 Triliun, Serapan Kredit Perumahan di Bali Bikin Menteri PKP Kagum

“Saya memberi edukasi kepada adik-adik semua, semata mata ingin membentuk generasi emas yang memiliki sikap demokratis seperti bisa mendengarkan pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak dan mau menerima kekalahan dengan sportif,” kata Rachmat Tamara, yang juga pria asal Abiansemal. (red).

 

Berita Terkini