Misteri Hilangnya Made Rerod: 4 Hari Pencarian Dihentikan, Keluarga Pasrah

Tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian terhadap I Made Rerod (75), seorang warga Banjar Gangbang, Desa Seraya, Karangasem yang dilaporkan hilang sejak Kamis (5/6/2025). (balihotnews/sar)

Balihotnews.com | KARANGASEM — Setelah empat hari melakukan pencarian intensif, Tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian terhadap I Made Rerod (75), seorang warga Banjar Gangbang, Desa Seraya, Karangasem yang dilaporkan hilang sejak Kamis, (5/6/2025).

Keputusan ini diambil usai tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban meski penyisiran dilakukan secara menyeluruh hingga ke area perbukitan dan Pura Lingga Jati. Selain itu, keluarga korban juga telah memilih untuk menghentikan pencarian dan melaksanakan upacara sesuai kepercayaan adat setempat.

“Operasi SAR telah memasuki hari ke empat, yang mana tim SAR gabungan melaksanakan pencarian di area-area yang dicurigai keberadaan target, namun sampai saat ini belum ditemukan,” jelas Ngurah Eka Wiadnyana, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, pada Selasa (10/6/2025).

Berita Terkait:  El Nino Ancam Produksi Pangan, Koperasi Pertanian ASEAN Didorong makin Kuat

Pencarian hari terakhir dimulai sejak pukul 07.45 Wita, menyusuri area Bukit Kayu Wit hingga Seraya Timur. Tim menyisir bukit, tegalan, dan jalur sekitar Pura Lingga Jati, namun hasil tetap nihil.

Korban dilaporkan keluar rumah tanpa tujuan yang jelas. Menurut warga, Made Rerod memang kerap berjalan-jalan di sekitar desa. Namun kali ini, ia dilaporkan terlihat berjalan ke arah desa sebelah, yang memiliki medan lebih berat di kawasan perbukitan.

Meski pencarian telah dihentikan, tim SAR tetap membuka kemungkinan untuk kembali bergerak jika ada laporan baru dari masyarakat.

“Bilamana nantinya target yang kita cari ditemukan atau terlihat oleh warga masyarakat, kami dari tim gabungan membuka lagi operasi SAR untuk membantu proses evakuasi,” tambah Ngurah Eka.

Berita Terkait:  El Nino Ancam Produksi Pangan, Koperasi Pertanian ASEAN Didorong makin Kuat

Operasi ini melibatkan gabungan dari unsur Pos SAR Karangasem, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPBD Karangasem, perangkat desa, keluarga korban, dan warga sekitar.

Dengan keputusan keluarga untuk melaksanakan upacara adat, misteri hilangnya Made Rerod masih menjadi tanda tanya. Warga berharap ada keajaiban atau kabar baik di tengah suasana duka dan ketidakpastian ini. (dir)

Berita Terkini