Koster Dorong Percepatan Infrastruktur, Bali Siapkan Fondasi Pariwisata Berkelanjutan

Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7/2026).

*Rakor bersama Menko AHY bahas konektivitas, transportasi, pengelolaan sampah, hingga ketahanan air dan energi

Balihotnews.com l DENPASAR- Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan peningkatan kapasitas infrastruktur menjadi faktor penentu dalam menjaga daya saing sekaligus keberlanjutan pariwisata Bali.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (20/7/2026).

Menurut Koster, lonjakan kunjungan wisatawan yang mencapai sekitar 16,3 juta orang sepanjang 2025 membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Bali. Namun, di sisi lain, tingginya aktivitas wisata juga memunculkan tantangan berupa kemacetan, peningkatan volume sampah, tekanan terhadap sumber daya air, alih fungsi lahan, hingga gangguan ekosistem. “Peningkatan kapasitas infrastruktur menjadi kunci menjaga daya saing dan keberlanjutan pariwisata Bali,” tegas Koster.

Berita Terkait:  Dari Sampah Menjadi Nilai Tambah, Pelindo Lanjutkan Program WISE di Ring 1 Pelabuhan Benoa 

Ia mengungkapkan Bali menyumbang sekitar 45,8 persen kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Perputaran ekonomi dari sektor pariwisata diperkirakan mencapai Rp176 triliun sepanjang 2025, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 5,82 persen.

Untuk mengantisipasi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali mempercepat berbagai program strategis, mulai dari pengelolaan sampah berbasis sumber, penyediaan air bersih di Karangasem dan Jembrana, penguatan ketahanan energi berbasis gas, hingga pembangunan konektivitas darat, laut, dan penyeberangan.

Salah satu prioritas yang didorong adalah pengembangan jalur logistik laut terintegrasi dari Ketapang–Gilimanuk hingga Karangasem untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama saat musim libur dan hari raya.

Sementara itu, Menko AHY menegaskan pemerintah pusat berkomitmen mengawal seluruh program pembangunan Bali melalui sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan BUMN. “Kita akan terus mengecek progres melalui rakor lanjutan untuk memastikan semua tetap on track, satu visi, satu rencana, dan satu eksekusi,” ujar AHY.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Sambut Empat Menteri Republik Demokratik Timor Leste Beserta Delegasi Bali-Timor Leste Business Forum

Ia menjelaskan sejumlah program prioritas meliputi pengembangan transportasi massal, layanan water taxi, studi kelayakan transportasi laut pesisir Bali Selatan, pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah, hingga penyusunan master plan pariwisata berkelanjutan.

Rakor tersebut juga menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah melalui evaluasi berkala agar seluruh agenda strategis berjalan sesuai target. (Bhn)

Berita Terkini