Gunakan Identitas, Ratusan Tukang Ojek Siap Hantarkan Pemedek Selama IBTK di Pura Agung Besakih

Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih menyiapkan ratusan tukang ojek untuk mengantarkan pemedek dengan tarif Rp10.000 sekali jalan

Balihotnews.com l AMLAPURA- Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pemedek (umat yang bersembahyang—red) saat tangkil melaksanakan persembahyangan dalam rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK), Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih menyiapkan ratusan tukang ojek untuk mengantarkan pemedek dengan tarif Rp10.000 sekali jalan.

Mereka tersebar di Parkir Kedungdung, Parkir Manik Mas, Pura Dalem Puri, serta beberapa titik lainnya di sekitar kawasan Pura Agung Besakih. Para pengemudi dilengkapi rompi dan nomor identitas resmi yang dikeluarkan oleh Badan Pengelola. Biasanya, mereka mengantarkan pemedek hingga Padma Bhuwana, selanjutnya pemedek berjalan kaki menuju Penataran Agung Pura Besakih.

Para tukang ojek lokal ini ditata oleh Badan Pengelola dengan sistem antre agar dapat memperoleh penumpang, sehingga sepeda motor mereka berjejer rapi tanpa adanya rebutan penumpang. Dengan demikian, pemedek yang menggunakan jasa mereka merasa lebih nyaman.

Berita Terkait:  Didukung Peningkatan Investasi dan Perdagangan terkait Pengembangan AI, Pertumbuhan ekonomi global di 2026 Diperkirakan lebih Rendah dari 2025

Salah satu pengemudi ojek, Komang Edo, pada Selasa (14/4) pagi, menyampaikan bahwa pada hari kerja (Senin–Jumat), jumlah pemedek yang tangkil tidak sebanyak pada hari Sabtu dan Minggu.

“Saya mulai ngojek tadi dari jam 8. Kalau hari biasa tidak begitu ramai karena hari kerja. Biasanya ramai itu saat Sabtu dan Minggu,” ungkapnya.

Edo yang merupakan warga setempat mengaku bahwa saat kondisi ramai, ia dapat memperoleh penghasilan hingga Rp500 ribu per hari. Hal tersebut disyukuri Edo mengingat banyaknya ojek yang beroperasi selama pelaksanaan IBTK. “Ya, disyukuri. Kalau ramai bisa sampai Rp500 ribu, karena ojeknya juga banyak saat karya,” imbuhnya.

Selain memanfaatkan jasa ojek berbayar, pemedek juga dapat menggunakan layanan shuttle listrik gratis dari Parkir Manik Mas menuju Padma Bhuwana, begitu pula sebaliknya. Shuttle listrik ini khusus diperuntukkan bagi pemedek kategori anak-anak, ibu hamil, lanjut usia (lansia), difabel, dan sulinggih. Pemedek diharapkan dapat memahami bahwa layanan tersebut diprioritaskan bagi kelompok tertentu.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Tinjau Terminal BBM, Minta Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Bali Cukupi hingga Dua Pekan ke Depan

Fasilitas ini dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan serta aksesibilitas selama rangkaian persembahyangan berlangsung. Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) akan berlangsung hingga 23 April 2026. Pemedek yang akan tangkil diimbau untuk menyesuaikan waktu kedatangan agar tidak terjadi penumpukan yang signifikan. (Bhn)

Berita Terkini