Alarm Keras Krisis Lingkungan Pesisir, 553 Kg Sampah Plastik Diangkut dari Kawasan Mangrove

Aksi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berhasil mengangkut sebanyak 553 kilogram sampah plastik dari kawasan mangrove.

Balihotnews.com l DENPASAR- Semangat gotong royong ditunjukkan oleh berbagai elemen masyarakat melalui aksi bersih-bersih sampah plastik di kawasan ekowisata Mangrove Batu Lumbang. Kegiatan ini dimotori oleh Komunitas Gagasan Pemuda Bali sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir.

Aksi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berhasil mengangkut sebanyak 553 kilogram sampah plastik dari kawasan mangrove. Sampah yang didominasi limbah rumah tangga ini dinilai berpotensi merusak ekosistem mangrove serta mengganggu kehidupan biota laut.

Koordinator Gagasan Pemuda Bali, I Gusti Putu Putra Mahardika, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

“Selain membantu kelompok nelayan di kawasan ini, kegiatan ini menjadi alarm bagi masyarakat bahwa sampah yang dibuang sembarangan ke saluran air pada akhirnya akan bermuara di laut dan membebani ekosistem mangrove,” ujarnya di sela kegiatan, pada Minggu (22/3/2026) pagi.

Berita Terkait:  KPK Apresiasi Pemprop Bali, Gubernur Koster Terima Penghargaan Kontribusi Teraktif Pelaksanaan SPI Pendidikan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Ke depan, kami akan mempolakan kegiatan serupa yang menyasar dari hulu, tengah, hingga hilir sebagai upaya penanganan sampah secara menyeluruh,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, maupun stakeholder terkait, untuk bersama-sama memerangi permasalahan sampah di Bali. “Ini adalah masalah kolektif yang harus segera kita selesaikan bersama,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat, sehingga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove, dapat terus terjaga.arapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat, sehingga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove, dapat terus terjaga. (Bhn)

Berita Terkait:  Pemkab Klungkung Ngaturang Bakti Penganyar di Empat Pura Kahyangan Jagat di Kintamani, Bangli

Berita Terkini