Balihotnews.com | DENPASAR – Transisi ke dunia digital sering kali menjadi momok bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bali. Alasan utamanya, terkait eksekusi yang ribet dan biaya mahal. Menjawab keresahan ini, Dewata Aplikasi UMKM (Dewata App) hadir menawarkan solusi agar pelaku usaha lokal bisa ‘naik kelas’ tanpa pusing urusan teknis.
Operational Manager Marketing sekaligus pimpinan tim pengembang Dewata App, Bagus Ketut Rai Krisna, menyebut kesadaran UMKM tradisional untuk berjualan daring dan memakai sistem Point of Sales (PoS) sebenarnya sudah tinggi. Namun, praktiknya di lapangan tak semudah membalik telapak tangan.
”Banyak bisnis sekarang beralih ke PoS dan jualan online, tapi tak sedikit yang bingung mulainya. Mulai dari setting sistem yang ribet, atur pembayaran, sampai stok barang. Solusi di pasar seringnya mahal, menyita waktu, dan butuh keahlian teknis. Di sinilah Dewata App hadir memberikan solusi,” ujar Bagus dalam keterangannya di Denpasar, Rabu (18/3/2026).
Aplikasi ini dirancang khusus untuk menjembatani UMKM Bali, khususnya yang bergerak di sektor kerajinan, kuliner, dan jasa pariwisata. Tanpa perlu skill IT tingkat dewa, pelaku usaha kini bisa dengan mudah membuat etalase produk digital yang responsif, menerima pesanan daring, dan melakukan promosi secara efisien.
Dibekali Kecerdasan Buatan (AI) dan Fitur Global
Tak sekadar menjadi aplikasi kasir dan toko online biasa, Dewata App selangkah lebih maju dengan membenamkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Platform ini dilengkapi fitur AI Insights yang mampu mengotomatisasi analisis penjualan. Fitur cerdas ini membantu pemilik usaha mengambil keputusan bisnis berbasis data yang akurat, sehingga pertumbuhan usaha bisa didorong secara presisi.
Urusan jangkauan pasar, Dewata App siap membawa produk lokal Bali tembus kancah internasional. Platform ini mendobrak batas wilayah dengan menghadirkan dukungan multi-mata uang, beragam pilihan bahasa, serta sistem transaksi antarnegara yang diklaim aman dan lancar.
Selain kelancaran transaksi, aplikasi ini turut memfasilitasi komunikasi langsung antara penjual dan pelanggan. Peluang kolaborasi antar-pelaku UMKM pun makin terbuka lebar guna memperkuat rantai pasok ekonomi lokal.
”Kami ingin membantu pelaku usaha dari semua level untuk berjualan tanpa batas. Kesederhanaan, keandalan, dukungan nyata, dan keamanan data adalah nilai inti dari setiap fitur yang kami bangun,” tegas Bagus seraya menyebut Kehadiran Dewata App diharapkan dapat mengakselerasi digitalisasi UMKM di Pulau Dewata.
“Lebih dari itu, inovasi ini ditargetkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi komunitas dan mengerek daya saing produk lokal Bali di pasar nasional hingga global,” tandasnya.*** (dre)






