Awal 2026, Bupati Klungkung Mulai Bedah Rumah Empat Warga Kurang Mampu di Nusa Penida

Foto: Bupati Klungkung Made Satria melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk empat keluarga penerima manfaat di Nusa Penida, Sabtu, 3 Januari 2026. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Mengawali tahun kerja 2026, Bupati Klungkung I Made Satria menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat dengan memulai program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Program ini ditandai, saat Bupati Satria melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk empat keluarga penerima manfaat di Nusa Penida, Sabtu, 3 Januari 2026.

Bupati I Made Satria hadir langsung didampingi Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya. Turut hadir Camat Nusa Penida, Kadek Yoga Kusuma.

Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan bahwa program bantuan sosial menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Klungkung di awal tahun.
Bupati Satria mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni.

Berita Terkait:  Bupati Satria Sambut Menteri LH di TOSS Center, Klungkung Siap Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Nasional

Ia berharap program bedah rumah ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu di wilayah kepulauan. Selain itu, ia menegaskan pentingnya kepastian status lahan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Bantuan bedah rumah ini akan kita lanjutkan lagi kedepan karena sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat terutama warga kurang mampu. Mudah-mudahan dengan upaya ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung dengan ASITA Bali melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Berita Terkait:  Melihat Berakhirnya PHDI Menuju MAHASABHA XIII, KMHDI Buleleng Soroti Ruang Anak Muda dan Persoalan Umat

“Jadi, masing-masing empat warga penerima mendapatkan bantuan Rp. 40 juta dengan total keseluruhan Rp. 160 juta,” paparnya.

Empat warga penerima bantuan tersebut yakni I Ketut Selamet (50) asal Banjar Pendem Desa Ped, I Kadek Nadi (45) asal Dusun Biaung Desa Ped, I Kadek Astina (55) asal Dusun Sebunibus Desa Sakti, serta Nyoman Adnyana (44) asal Dusun Sebunibus Desa Sakti. Bantuan ini difokuskan untuk merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar menjadi rumah yang aman dan layak ditempati.

Program bedah rumah ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nusa Penida. Dengan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Klungkung menargetkan program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga di masa mendatang. (red).

Berita Terkait:  Bupati Satria Kunjungi Kementerian SDA Minta Dukungan Pusat Tangani Abrasi Pantai Monggalan dan Banjar Nyuh

 

 

Berita Terkini