Kepala BNN Denpasar Apresiasi Program SAE Lembah Hijau di Lapas Kerobokan

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, AKBP Leo Dedy saat mengunjungi Lapas Kelas IIA Kerobokan. (balihotnews/istimewa)
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, AKBP Leo Dedy saat mengunjungi Lapas Kelas IIA Kerobokan. (balihotnews/istimewa)

Balihotnews.com | DENPASAR – Upaya memperkuat sinergi dalam Penanganan, Pencegahan, dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terus digencarkan. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, AKBP Leo Dedy, melakukan kunjungan audiensi ke Lapas Kelas IIA Kerobokan sebagai langkah strategis memperkuat kerja sama antara lembaga pemasyarakatan dan BNN.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peningkatan koordinasi dalam deteksi dini dan pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan yang terjerat kasus narkotika.

Lapas disebut memiliki peran penting dalam rantai pencegahan dan penanganan narkoba, terutama dalam pembinaan dan rehabilitasi bagi narapidana.

Usai audiensi, Kepala BNN Denpasar bersama jajaran Lapas meninjau langsung area program pembinaan kemandirian yang dikelola oleh Bidang Bimbingan Kerja (Bimker).

Berita Terkait:  Melihat Berakhirnya PHDI Menuju MAHASABHA XIII, KMHDI Buleleng Soroti Ruang Anak Muda dan Persoalan Umat

Salah satu fokus peninjauan adalah Sarana Asimilasi dan Edukatif (SAE) Lembah Hijau, program inovatif yang memanfaatkan lahan terbatas untuk kegiatan pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan.

Program ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sehingga siap kembali ke masyarakat setelah bebas.

AKBP Leo Dedy memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program SAE Lembah Hijau yang dinilai sangat relevan dengan semangat P4GN.

“Kegiatan produktif seperti ini bukan hanya membangun kemandirian, tetapi juga menjadi media asimilasi dan edukasi yang efektif untuk menekan risiko keterlibatan kembali dalam penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Langkah sinergis antara BNN Kota Denpasar dan Lapas Kerobokan ini diharapkan dapat memperkuat strategi pencegahan dan rehabilitasi berbasis pembinaan yang berkelanjutan, serta menjadi model kolaborasi efektif dalam mendukung Indonesia bersih dari narkoba. (red)

Berita Terkait:  Raih 186 Suara, Letjen I Nyoman Cantiasa Ungguli Ari Dwipayana dalam Pemilihan Ketua Umum PHDI Pusat

Berita Terkini