Balihotnews.com | KLUNGKUNG – Upaya pencegahan bahaya narkoba terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung. Bupati Klungkung, I Made Satria, menegaskan pentingnya peran keluarga dan desa adat dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika.
Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bersama Jero Bendesa Adat Klungkung Daratan di Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Klungkung, Kamis (2/10/2025).
Menurut Bupati Satria, narkoba termasuk kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang dampaknya setara dengan terorisme. Karena sifatnya yang merusak secara sistematis, penanganan persoalan ini memerlukan kebijakan luar biasa serta dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Mari bersama-sama kita perkuat sinergitas dan komitmen untuk mencegah narkotika demi mewujudkan Kabupaten Klungkung yang sehat tanpa narkoba,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keluarga adalah benteng terdepan dalam melawan bahaya narkoba. Selain aparat penegak hukum dan Badan Narkotika Nasional (BNN), desa adat juga memiliki peran vital di Bali untuk ikut serta dalam pencegahan.
Bupati berharap Jero Bendesa dapat menularkan pengetahuan tentang narkoba kepada warganya, sehingga upaya meminimalisasi penyebaran dan penyalahgunaan bisa lebih efektif.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Klungkung, Dewa Ketut Sueta Negara, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Klungkung, Dewa Made Tirta, serta undangan terkait lainnya.
Sosialisasi tersebut menjadi langkah bersama pemerintah dan desa adat untuk memperkuat ketahanan sosial dalam menghadapi ancaman narkoba. (red)







