Gotong Royong “Sedari Berbagi”, SDN 10 Dauh Puri Bantu Pulihkan Siswa Korban Banjir

Kegiatan Sedari Berbagi yang dilaksanakan pada Jumat (19/9/2025) di SDN 10 Dauh Puri. (balihotnews/rahma)
Kegiatan Sedari Berbagi yang dilaksanakan pada Jumat (19/9/2025) di SDN 10 Dauh Puri. (balihotnews/rahma)

Balihotnews.com | DENPASAR –  Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar dan sekitarnya pada Rabu (10/9/2025) lalu menimbulkan banjir di sejumlah titik. Tidak hanya permukiman warga, beberapa sekolah di kawasan Teuku Umar, Denpasar, juga ikut terdampak. Menyikapi kondisi ini, SD Negeri 10 Dauh Puri yang beralamat di Jalan Teuku Umar, Denpasar menginisiasi gerakan solidaritas bertajuk Sedari Berbagi (Sepuluh Dauh Puri Berbagi).

Program ini hadir sebagai wujud kepedulian sekolah terhadap siswa yang menjadi korban banjir sekaligus bentuk gotong royong antarwarga sekolah dan masyarakat sekitar. Kegiatan Sedari Berbagi dilaksanakan pada Jumat (19/9/2025) dengan penyerahan bantuan secara langsung maupun simbolis kepada siswa dan sekolah yang terdampak.

Kepala SDN 10 Dauh Puri, Ni Luh Putu Noviana, S.Pd., menyebutkan bahwa terdapat sekitar 80 siswa yang terdampak banjir, dengan 88 di antaranya masuk kategori parah. Data ini dikumpulkan oleh pihak sekolah bersama dinas terkait.

“Sedari Berbagi ini bentuk kepedulian kami terhadap bencana banjir yang mungkin juga berdampak bagi anak-anak kami, khususnya di SD Negeri 10 Dauh Puri dan juga di sekitar lingkungan sekolah kami,” ungkap Noviana.

Berita Terkait:  El Nino Ancam Produksi Pangan, Koperasi Pertanian ASEAN Didorong makin Kuat

Bantuan yang terkumpul berupa 120 paket sembako, uang tunai, alat tulis, pakaian layak pakai, hingga tas sekolah. Donasi tidak hanya datang dari internal sekolah, tetapi juga dari komunitas Jeep Bali Owner yang memberikan tas dan perlengkapan tulis.

“Bantuan ini kami kumpulkan dari para guru, orang tua siswa, komite, serta masyarakat sekitar. Semua dilakukan secara sukarela, tanpa paksaan,” tambah dia.

Pembagian Bantuan di Tiga Sekolah

Bantuan Sedari Berbagi ke sekolah lain yang terdampak, salah satunya SDN 12 Dauh Puri. (balihotnews/rahma)
Bantuan Sedari Berbagi ke sekolah lain yang terdampak, salah satunya SDN 12 Dauh Puri. (balihotnews/rahma)

Dari ratusan paket yang terkumpul, sebanyak 88 paket disalurkan untuk siswa SDN 10 Dauh Puri, sedangkan 20 paket lainnya diberikan ke SDN 12 Dauh Puri dan 20 paket ke SDN 21 Dauh Puri. Dua sekolah terakhir ikut terdampak karena lokasinya berada di bantaran sungai.

“Kami juga akan melanjutkan kegiatan ini ke sekolah lain yang terdampak. Bahkan, ada rencana untuk mengunjungi rumah beberapa siswa yang mengalami kerusakan parah akibat banjir,” jelas Noviana.

Selain itu, pihak sekolah juga berencana menyalurkan bantuan ke posko-posko banjir di Denpasar agar distribusi lebih merata.

Berita Terkait:  El Nino Ancam Produksi Pangan, Koperasi Pertanian ASEAN Didorong makin Kuat

Inisiatif menjadikan sekolah sebagai posko bantuan juga lahir dari kepedulian bersama. Ketua Panitia, I Gede Marta Widana, mengatakan langkah tersebut diambil agar distribusi bantuan lebih terkoordinasi.

“Inisiatifnya memang dari kami. Ada juga saran dari dinas agar sekolah dijadikan posko, sehingga lebih mudah menyalurkan bantuan. Tujuan utama tentu membantu keluarga besar SD 10 Dauh Puri, terutama 88 anak yang terdampak,” terang Marta.

Ia menambahkan, bantuan berupa sembako dan uang tunai langsung disalurkan, sementara pakaian layak pakai masih menunggu posko penerima karena beberapa titik sudah kelebihan stok pakaian.

Dukungan Pemerintah dan Dinas Pendidikan

Pendamping Satuan Pendidikan Gugus Teuku Umar, Ni Putu Amrita Widiasih, menyampaikan bahwa bantuan yang terkumpul mencapai Rp7 juta, yang kemudian diubah menjadi paket sembako dan kebutuhan lain.

“Kegiatan Sedari Berbagi ini digagas Kepala Sekolah bersama guru untuk meningkatkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang kena bencana. Tidak hanya di SD 10 Dauh Puri, tetapi juga kami lanjutkan ke SD 12 dan SD 21 Dauh Puri,” jelas Amrita.

Berita Terkait:  El Nino Ancam Produksi Pangan, Koperasi Pertanian ASEAN Didorong makin Kuat

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah turut hadir membantu. Wali Kota Denpasar menyerahkan bantuan berupa tas dan sepatu untuk siswa terdampak. Sementara dari Kementerian, Dirjen memberikan dukungan berupa dana Rp50 juta untuk SD 12 Dauh Puri serta perlengkapan seragam bagi siswa.

“Bantuan pemerintah ini disalurkan melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Setiap sekolah diminta memperbarui data siswa terdampak melalui link khusus agar bantuan tepat sasaran,” katanya.

Meski sekolah tidak mengalami kerusakan parah, banjir yang menggenangi halaman cukup membuat aktivitas terganggu. Namun, pihak sekolah menekankan bahwa perhatian utama tetap pada kondisi siswa.

Pemberian bantuan langsung ke siswa yang terdampak di SDN 10 Dauh Puri. (balihotnews/rahma)
Pemberian bantuan langsung ke siswa yang terdampak di SDN 10 Dauh Puri. (balihotnews/rahma)

“Harapan kami, anak-anak tetap semangat belajar meski terdampak musibah. Dengan adanya Sedari Berbagi, kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah kesulitan,” tutur Noviana.

Kegiatan ini masih akan berlanjut, baik melalui pembagian langsung maupun penyaluran ke posko-posko banjir lain di Denpasar. SD 10 Dauh Puri menegaskan bahwa Sedari Berbagi bukan sekadar program sesaat, melainkan gerakan kepedulian yang berkelanjutan. (rhm)

Berita Terkini