90 Persen Lulusan Perdana Universitas Bali Dwipa Langsung Terserap Dunia Kerja

Foto: Ketua Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali, Dr. Ir. I Wayan Adnyana, S.H., M.Kn. (Balihotnews/ist).

Balihotnews.com | DENPASAR – Universitas Bali Dwipa (UBAD) membuktikan kualitas pendidikannya dengan catatan impresif, yakni 90 persen dari lulusan Perdananya telah terserap langsung di dunia kerja dan sebagian lainnya merintis wirausaha.

Capaian ini menjadi ‘kado spesial’ dalam perayaan Dies Natalis ke-7 sekaligus Sidang Terbuka Senat Universitas yang digelar di Inna Sindhu Hotel, Sanur, Denpasar, Kamis, 17 Juli 2025.

Ketua Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali, Dr. Ir. I Wayan Adnyana, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa dalam momentum ini juga menjadi tonggak sejarah dimulainya babak baru yang ditandai dengan pelantikan Rektor anyar, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, M.S., beserta jajaran pejabat struktural lainnya pada 7 Juli 2025 lalu.

“Dengan kepemimpinan yang baru, kami harap terbentuk tim yang solid untuk membesarkan Universitas Bali Dwipa dengan mengacu pada penjaminan mutu. Kami menciptakan lingkungan yang kreatif dan inovatif untuk mencapai keunggulan (excellence),” ujar Adnyana.

Berita Terkait:  Tantowi Yahya Dorong Kampus dan Industri Perkuat Kolaborasi Indonesia-China

Lebih lanjut, ia merinci, dari 42 wisudawan pada angkatan pertama yang diluluskan Februari 2025 lalu, sebanyak 38 orang telah bekerja dan empat lainnya sedang mempersiapkan diri menjadi pengusaha.

Menurutnya, serapan tinggi ini adalah buah dari kurikulum yang adaptif dan kerja sama erat dengan dunia usaha dan industri.

Selain itu, Adnyana menyatakan di momen penting ini, Universitas Bali Dwipa tidak hanya merayakan perjalanan tujuh tahun sejak menerima izin operasional, tetapi juga memantapkan langkah strategisnya ke depan.

Pihak kampus, jelasnya, kini secara resmi menggandeng 15 mitra industri baru, termasuk satu diantaranya perusahaan PT Gatra Bali Dwipa, yang menggawangi portal berita online Balihotnews.com.

Berita Terkait:  Forum PUSPA Bangli Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SMPN 1 Bangli

Hal itu akan menambah total jaringan kerjasama kampus menjadi lebih dari 45 mitra, yang bertujuan mendukung visi mencetak lulusan sebagai pencipta kerja (job creator), bukan sekadar pencari kerja (job seeker).

“Penambahan 15 mitra hari ini bertujuan memperluas tempat bagi mahasiswa dan dosen untuk praktik kerja lapangan, sehingga menambah wawasan, keterampilan, serta kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

*Perkuat Prodi Unggulan dan Ekspansi Politeknik*

Untuk mendukung target tersebut, ia menyebut kampusnya kini fokus memperkuat sejumlah program studi (prodi) unggulan yang diminati masyarakat.

Prodi Psikologi menjadi yang terdepan berkat dukungan praktisi dan kerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Selain itu, prodi Gizi dan Farmasi juga menunjukkan tren peningkatan jumlah mahasiswa yang signifikan. Adnyana menyebut kedua prodi ini diproyeksikan untuk segera memiliki program profesi. Prodi favorit lainnya adalah Hukum, Bahasa Inggris, dan Hubungan Masyarakat.

Berita Terkait:  Dewan Pers Dorong Jurnalis Dapat Bagian Adil dari Nilai Ekonomi Konten Digital

“Untuk menunjang kompetensi, kami sedang membangun fasilitas modern seperti radio digital ‘Radio Bali Dwipa’ dan studio podcast sebagai laboratorium praktik mahasiswa,” tambahnya.

Tidak berhenti disitu, Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali juga tengah melakukan ekspansi besar. Yakni melalui Akademi Teknik Radiodiagnostik Dan Radioterapi (ATRO) Bali, yang sedang proses merger dengan Akademi Keuangan dan Perbankan (AKABA) Denpasar.

“Kami sedang mengajukan izin untuk menjadi Politeknik Internasional Bali Dwipa. Mudah-mudahan tahun ini izinnya keluar, sehingga yayasan akan mengelola dua perguruan tinggi swasta yang kuat,” tandasnya. (dre).

 

Berita Terkini