5 Jenis Teh Herbal yang Menyegarkan dan Bermanfaat untuk Kesehatan

Manfaat teh herbal, teh chamomile dapat membantu menenangkan kegelisahan yang dapat berujung pada stres. (balihotnews/dok.AlexRaths)

Balihotnews.com | DENPASAR – Selama berabad-abad, teh telah dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan, bahwa teh dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung dan Alzheimer.

Tak hanya itu, teh juga membantu meredakan berbagai gangguan kesehatan yang membuat kita merasa tak nyaman, seperti sembelit.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, mari mengenal berbagai jenis teh herbal dan kegunaannya.

1. Teh chamomile

Teh chamomile dapat membantu menenangkan kegelisahan yang dapat berujung pada stres.

Senyawa chamomile diketahui dapat mengikat reseptor yang sama seperti obat penenang, seperti valium.

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Pennsylvania Medical Center menemukan, bahwa teh chamomile yang dikonsumsi selama delapan minggu, secara siginifikan dapat membantu orang-orang yang menderita gangguan kecemasan.

Berita Terkait:  Raih Juara 2 Dunia di Las Vegas, Bartender Bali Bawa Misi Perkenalkan Arak Bali ke Panggung Internasional 

2. Teh lavender

Teh lavender diyakini bisa membantu mengatasi masalah tidur.

Bahkan, dari aromanya saja, lavender sudah dapat membuat orang merasa rileks dan mengantuk.

Selain itu, teh lavender juga terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung.

3. Teh peppermint

Teh peppermint berfungsi menenangkan otot-otot dalam sistem pencernaan.

Teh ini dikenal mamu membantu proses pencernaan.

Tapi hati-hati, jika rasa sakit di perut disebabkan oleh refluks asam, sebaiknya hindari teh peppermint.

Pasalnya, pepermint memiliki efek relaksasi pada sfingter esofagus bagian bawah, yang memungkinkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

4. Teh jahe

Teh jahe cukup efektif membantu mengatasi gejala pre menstrual syndrome atau PMS, seperti kram perut.

Berita Terkait:  Mahasabha XIII PHDI, Wisnu Bawa Tenaya: Pak Dunia Jangan Mau Diadu Domba, Kita Sama-sama Jenderal

Teh ini memiliki efek yang hampir sama dengan obat jenis ibuprofen, demikian menurut hasil studi pada tahun 2009 yang dipublikasikan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine.

5. Teh adas

Menurut ahli nutrisi Cynthia Sass, MPH, Rd, teh adas mengandung senyawa yang mampu menenangkan kejang gastrointestinal, sehingga gas di dalam perut lebih mudah untuk dikeluarkan.

Meski teh baik untuk kesehatan tubuh, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Jika memilih mengonsumsi teh instan, bisa jadi produk tersebut mengandung sangat sedikit teh dan lebih banyak mengandung gula atau pemanis buatan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat juga telah mengeluarkan peringatan terkait teh diet yang mengandung senna, aloe, dan obat pencahar yang berasal dari tumbuhan lainnya.

Berita Terkait:  Hadiri Padudusan Alit di UNHI, Wakapolda Bali Ajak Saling Jaga Kondusivitas dan Budaya

Badan tersebut juga telah memeringatkan konsumen untuk waspada terhadap produk teh herbal dengan kandungan ramuan yang diklaim dapat menyembuhkan kanker.

Hingga saat ini belum ada bukti berbasis ilmu pengetahuan terkait hal tersebut.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksa kandungan dalam teh herbal sebelum mengonsumsinya. (ani)

Berita Terkini