4 Waktu Olahraga yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Waktu olahraga yang baik untuk menurunkan berat badan. (balihotnews/dok.net)

Balihotnews.com | DENPASAR – Banyak orang ingin tahu apakah ada waktu olahraga yang baik untuk menurunkan berat badan dan kapan saja momen terbaik untuk membakar lemak.

Pertanyaan ini penting karena ritme tubuh dipengaruhi hormon, metabolisme, dan jam biologis yang berubah sepanjang hari.

Harapannya dengan memahami momen terbaik ini, kamu bisa membuat olahraga bekerja lebih optimal.

Meski semua waktu pada dasarnya bisa dipakai untuk olahraga, sains menunjukkan bahwa tubuh punya jam-jam tertentu ketika pembakaran lemak, performa, atau energi berada pada puncaknya, lho.

Berikut penjelasannya!

1. Olahraga pagi (05.00–09.00) dapat membakar lemak secara maksimal

Olahraga di pagi hari dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membuat metabolisme tetap tinggi selama beberapa jam setelah latihan.

Efek ini membantu kamu membakar lebih banyak kalori sepanjang hari, bahkan ketika kamu sedang beraktivitas normal, lho.

Berita Terkait:  Raih Juara 2 Dunia di Las Vegas, Bartender Bali Bawa Misi Perkenalkan Arak Bali ke Panggung Internasional 

2. Olahraga siang (11.00–14.00) cenderung performa lebih stabil dan risiko cedera rendah

Suhu tubuh biasanya mulai naik saat memasuki siang hari, dan kondisi ini membuat otot lebih fleksibel.

Fleksibilitas dan range of motion meningkat pada siang hari, sehingga gerakan olahraga terasa lebih mudah dan risiko cedera menurun.

Selain itu, metabolisme tubuh juga tetap stabil di tengah hari, menurut Medical News Today.

Latihan siang membantu meningkatkan kalori yang dibakar dari makanan siang hari, sekaligus meningkatkan fokus dan energi untuk melanjutkan aktivitas sore.

Jika kamu sulit bangun pagi, olahraga siang adalah alternatif efektif untuk penurunan berat badan, nih.

3. Olahraga sore (15.00–18.00) menjadi performa puncak menurut ilmu fisiologi

Penelitian ritme sirkadian yang diterbitkan oleh ScienceDirect, menunjukkan bahwa kekuatan otot, kecepatan reaksi, dan kemampuan aerobik (VO₂ max) mencapai puncaknya pada sore hari.

Berita Terkait:  KMHDI di Mahasabha PHDI: Pendidikan, Kemandirian Ekonomi, dan Politik Keumatan harus Jadi Prioritas

Selain itu, performa anaerob meningkat secara signifikan pada jam-jam sore.

Jadi, jika kamu baru memiliki waktu luang sepulang kerja di sore hari, lakukanlah olahraga secara rutin, ya.

Dengan performa tubuh yang optimal di sore hari, kamu bisa melakukan latihan intensitas tinggi seperti HIIT, sprint, atau angkat beban berat dengan lebih maksimal.

Latihan intens terbukti memicu afterburn effect hingga 24 jam setelah olahraga, sehingga pembakaran kalori terus berlangsung meski kamu sudah beristirahat, lho.

4. Olahraga malam (18.00–21.00) dinilai efektif untuk kontrol stres dan keseimbangan hormon

Olahraga malam bisa menurunkan kadar kortisol, hormon stres yang berkaitan dengan penumpukan lemak di area perut.

Berita Terkait:  Pesona Lemukih Eco Village Jadi Ruang Belajar Alam Sispala Wira Satya Mandala

Dalam laman Healthline, atihan ringan hingga sedang di malam hari membantu menurunkan stres sekaligus meningkatkan mood melalui pelepasan endorfin, lho.

Namun, hindari olahraga terlalu intens dekat jam tidur karena dapat menaikkan detak jantung dan mengganggu kualitas tidur.

Beri jeda 1–2 jam sebelum tidur agar tubuh kembali rileks.

Kalau dilakukan dengan konsisten, olahraga malam tetap efektif untuk membakar kalori dan menjaga berat badan.

Dari berbagai pilihan di atas, sains memang menunjukkan beberapa waktu olahraga yang baik untuk menurunkan berat badan.

Namun, efektivitas terbesar tetap berasal dari konsistensi, kok.

So, kalau kamu nyaman olahraga pagi, lanjutkan.

Jika sore memberikan performa terbaik, pilih sore.

Yang penting, olahraga dilakukan rutin dan tidak membebani pola hidupmu, ya. (ani)

 

Berita Terkini