Rapat Koordinasi Operasi Bina Waspada Agung 2017 Polres Gianyar

Utama -Rapat Koordinasi Operasi Bina Waspada Agung 2017 Polres Gianyar

Polda Bali – Polres Gianyar, Guna terwujudnya kesadaran hukum seluruh komponen masyarakat dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta terpeliharanya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kabaharkam Polri memerintahkan seluruh jajaran Kepolisian RI untuk melaksanakan operasi kepolisian fungsi Binmas tahun 2017. Terkait hal tersebut, Polri beserta jajaran dibantu instansi terkait serta mitera Kamtibmas lainnya, terhitung tanggal 27/9/2017 hingga 10/10/2017 (selama 14 hari) akan menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Ops Bina Waspada Agung 2017”.

Digelarnya Ops Bina Waspada Agung 2017, mengedepankan Satuan Fungsi Binmas melalui kegiatan penyuluhan, sambang, pembinaan maupun Dor to dor system (DDS) oleh Bhabinkamtibmas melakukan kunjungan ke rumah rumah warga untuk menyampaikan pesan pesan kamtibmas.

Dalam Ops Bina Waspada Agung 2017 kali ini, lebih ditekankan kunjungan dan tatap muka, melakukan pembinaan kepada kelompok/individu yang menganut paham radikal dan potensi masyarakat lainnya yang mendukung Polri, guna mewujudkan kesadaran hukum demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, demikian disampaikan Kabagops Polres Gianyar Kompol Ida Bagus Dedi Januartha.Sh.Mh pada paparannya saat berlangsungnya rapat koordinasi di ruang rupatama Polres Gianyar, Jumat 22/9/2017.

Rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang rupatama Polres Gianyar, jumat pagi 22/9 dipimpin Waka Polres Gianyar Kompol Toni Sugadri.Sik. diikuti para Kasat, Kapolsek jajaran, Kasi serta personel yang tergabung dalam Ops Bina Waspada Agung 2017 Polres Gianyar.

Waka Polres Toni Sugadri dalam arahannya, demi lancar dan suksesnya pelaksanaan Ops Bina Waspada Agung 2017, diharapkan kepada seluruh anggota yang terlibat memahami dan mengerti akan tugasnya masing-masing sesuai bidang fungsinya. Lebih lanjut Waka Polres menyampaikan arahannya, semua Kasatgas dan anggota selalu berkoordinasi baik antar Satgas maupun instansi terkait guna bersama-sama melakukan langkah-langkah dan pergerakan selama operasi berlangsung, sehingga kegiatan operasi benar benar bisa terlaksana sesuai yang diharapkan.

Sasaran dalam Ops Bina Waspada adalah kelompok Radikalisme (Ekstrim kiri/Kanan), termasuk para Ormas-Ormas, Satpam dan lain-lain, dengan melakukan pembinaan Masyarakat, agar terhindar dari Terorisme, jika ada yang sudah masuk agar cepat sadar, (Ops pembinaan) dan operasi ini tidak ada penegakkan hukum, karena masyarakat kita banyak yang belum tahu, disamping itu juga Para Terorisme awalnya tidak memberikan informasi yang jelek-jelek dulu tapi yang bagus-bagus, setelah masuk para teroris akan membelokkan hal-hal yang benar.

Kabag Ops dalam paparannya tentang Operasi Bina Waspada Agung 2017, yang mana Operasi dimulai 27/9 hingga 10/10/2017 selama 14 hari, untuk pelaksanaan Latpra Ops akan dialenggarakan di Polda Bali dihadiri Kasat Binmas, yang menjadi target Operasi Orang dan Tempat, Bag Humas mendampingi Satgas saat melaksanakan sambang maupun Binluh guna melakukan peliputan dan dokumentasi ke tempat-tempat Ibadah seperti Masjid,Pura,Gereja,Wihara/Klenteng, melakukan kerjasama dengan awak media sehingga bisa terekspost ke media cetak maupun media elektronik.

Persiapan pelaksanaan operasi tanggal 26/9/2017 dilaksanakan Latihan Fungsi, sedangkan tanggal 27/9/2017 pergelaran apel Kesiap Siagaan dengan menggunakan pakaian PDL Sus dengan melibatkan seluruh Polsek-Polsek untuk melaksanakan Giat Imbangan.

Hambatan-hambatan dalam Operasi yakni menyangkut tentang Rengiat, agar disesuaikan oleh para Kasatgas Deteksi Inteligen agar selalu koordinasi dengan Satuan Binmas sehingga nyinkron antara kegiatan yang akan dilaksanakan dengan rencana kegiatan begitu pula dengan hasil pelaksanaannya, sehingga bila kedatangan Tim Wasops tidak ada temuan-temuan. demikian disampaikan Kasat Binmas AKP Nyoman Sukadana.SE.




Be the first to comment