Korban Lakalantas Dapat Bantuan Tongkat Untuk Jalan

KLUNGKUNG, balihotnews.com – Polres Klungkung melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Simpatik Agung 2017, bertempat dihalaman depan Mapolres Klungkung, Selasa, 1/3/2017. Dalam Apel Gelar pasukan tersebut, Kapolres Klungkung AKBP FX. Arendra wahyudi, SIK. menyerahkan bantuan sepasang tongkat kepada korban laka lantas I Gusti Ketut Subrata, umur 39 tahun, alamat Banjar Siku, Kamasan, agar bisa digunakan untuk beraktifitas.

Laka lantas yang dialami I Gusti Ketut Subrata terjadi di Banjar Sangging, Kamasan pada Hari Sabtu, tanggal 3 Desember 2016, sekitar pikul 21.00 wita, dan korban mengalami patah tulang kaki kanan.
Kapolres yang didampingi Kasat lantas AKP Wayan Mudiasa, pada kesempatan tersebut memberikan motivasi kepada korban dan mendoakan agar cepat sembuh. Kapolres pada saat itu juga mengingatkan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berlalulintas dijalan, dengan memperhatikan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Dalam amanat tertulis Kepala Kops Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M. yang dibacakan Kapolres Klungkung pada saat apel gelar pasukan Ops. Simpati Agung 2017 mengatakan, apel gelar pasukan dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Dalam Operasi Simpati Agung 2017 ini ada empat point yang harus dituntaskan oleh Satuan lalu Lintas bersama-sama dengan instansi terkait lainnya yaitu : Mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalulintas. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fasilitas korban kecelakaan lalu lintas. Membangun budaya tertib berlalu lintas. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
Sementara Kasat lantas Polres Klungkung AKP Wayan Mudiasa, SH. mengatakan kasus laka lantas 2016 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2015 yaitu pada tahun 2016 laka terjadi sebanyak 79 kasus, dengan korban meninggal dunia 37, korban luka berat 15, luka ringan 82 dan kerugian materiil sebanyak Rp. 85.300.000,- ( delapan puluh lima juta tiga ratus ribu rupiah ), sedangkan ditahun 2015 julah laka lantas yang terjadi sebanyak 60 kasus, korban meninggal dunia 25, luka berat 1, luka ringan 82, kerugian materiil sebesar 104.300.000,- (seratus empat juta tiga ratus rupiah).
Operasi Simpati Agung 2017 berlangsung selama 21 hari dari tanggal 1 s/d 21 Maret 2017, dengan melibatkan 70 personil Polres Klungkung. (bro)




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.