Warga Beng Gianyar Gelar Ngusaba

 

 GIANYAR, balihotnews. com – Warga desa pakraman Beng, Kabupaten Gianyar, Bali, menggelar karya agung Mupuk Pedagingan, Ngenteg Linggih, Penyegjeg Jagat, Tawur Agung Pedanaan, Ngusaba Desa lan Nyusaba Nini, yang puncaknya telah dilakukan pada Soma Kliwon Landep (30/1) lalu. Sementara rangkaian dari upacara tersebut, Kamis (2/2) dilaksanakan Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini. Proses upacara Ngusaba. Desa lan Nini diawali dengan Purwa Daksina. Dalam prosesi upacara ini, ribuan warga ikut mepurwa daksini, dengan mengeliling seluruh wilayah Desa Beng.
Wakil Ketua Umum Panitia Karya, Dewa Bajar mengatakan, warga yang mempunyai Bhatara Hyang Guru dan Bhatara Nini berkumpul di Pura Desa. “Bhatara hyang Guru dan Bhatara Nini, tedun dan berkumpul di Pura Desa,” jelasnya.
Sedangkan kramanya nunas ica kepada Bhatara Wisnu dan Pertiwi, mohon kesuburan dan ketentaman. “Juga nunas ica kepada Bhatara Sri,” ujarnya.
Sebelum berkumpul di Pura Desa, Bhatara Hyang Guru dari semua warga mepurwa daksina. Yaitu menheliling seluruh wilayah desa. “Seluruh warga yang memiliki Bhatara Hyang Guru dan Bhatara Nini ikut Mapurwa Daksina, megeliling wilayah desa,” ujarnya.
Selanjutnya, seluruh Bhatara Hyang Guru dan Bhatara Nini berkimpul di Pura Desa. “Nanti malam seluruh warga akan mekemit di pura. Dan besok sore Bhatara Hyang Guru dan Bhatara Nini baru budal,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Karya, Pande Kompyang Wisastra, mengungkapkan, karya yang dilaksanakan bertujuan untuk membuat masyarakat sejahtera, aman dan adil. “Karena itu, kita harapkan masyarakat sepenuhnya mendukung pelaksanaan karya,” harpnya.
Menurutnya, warga Beng sangat antusias melaksanakan karya ini. Terkait dengan persiapan karya, panitia sudah mmbagi-bagi, sehingga seluruh warga bisa ikut ngayah. “Kita harapkan karya berjalan dengan baik dan tidak ada pertentangan. Kalau ada sedikit perbedaan pendapat agar tidak berlanjut,” jelasnya.
Selaku panitia, ia bersyukur karena semua warga bisa tersenyum melaksanakan karya. Apalagi pelaksanaan karya didukung oleh seluruh prajuru dan aparat di. Desa Beng. “Sampai saat ini, saya rasa semua merasa bahagia,” ujarnya.
Sedangkan Bedesa Beng, I. Nyoman Wija menjelaskan, berbagai rentetan karya telah dilakukan pada pelaksanaan karya agung di Pura Puseh kali ini, yaitu diawali dengan matur piuning di berbagai pura (17/8/2016), ngeruwak lan mecaru (23/8/2016), dan nyukat genah lan marisuda karma (26/9/2016). Khusus untuk upacara marisuda karma, dilakukan dengan tujuan agar krama siap secara mental dan fisik melaksanakan yadnya yang membutuhkan waktu cukup panjang ini. “Untuk persiapan karya, krama mulai ngayah sejak 1 Oktober lalu hingga berakhirnya prosesi ini nanti pada pertengan Februari ini,” jelasnya. Disisi lain, Ketua Saba Beng, Gusti Tiku, mengatakan, masyarakat sangat antusian melaksanakan karya. Selama persiapan hingga pelaksanaan karya, menurutnya, semua berjalan dengan baik. “Saya sangat berterima kasih kepada semua warga yang dengan tulus iklas ngayah,” ujarnya. (bro)




Be the first to comment