Terseret Air Bah Puluhan Meter, Juliani Tewas Nyangkut di Got

Utama
korban semasa hidup

BULELENG, balihotnews.com – Gusti Kadek Juliani (25) warga di kawasan waduk Titab, Seririt, meninggal diterjang longsor pada Sabtu (11/2). Hujan lebat lebih dari 4 jam mengguyur kawasan tersebut mengakibatkan air sungai Saba meluap, longsoran tanah juga terjadi di berbagai tempat menutupi beberapa ruas jalan.

Mengakibatkan jalur transpotasi terputus dan terisolasi. Seiring dengan kejadian tersebut awan duka jg menyelimuti keluarga I Gusti Ketut Karyawan yang bermukim di sisi barat Waduk Titab, tepatnya di banjar Sapian, dusun Bhwana Kerti, desa Ularan, Seririt.

Istri tercintanya I Gusti Kadek Juliani (25) menjadi korban keganasan bencana alam terseret air bah yg meluncur dari atas bebukitan tempat tinggalnya.

Salah seorang kerabatnya, mendengar suara air menggemuruh dan mengalir deras di samping gubuknya. “Korban secara spontan ingin melihat air bah tersebut , namun nahas, sampai di TKP tanah yang licin membuat kakinya terpeleset hingga korban terjatuh dan kejadian mengerikan itupun terjadi, korban terseret air bah hingga beberapa puluh meter,” ujar warga setempat.

Kemudian tubuh korban sebagian masuk gorong-gorong. Beberapa saat setelah kejadian korban ditemukan kerabatnya dengan melakukan pertolongan seadanya lalu dilariksn ke RS terdekat. Namun nyawa yg besangkutan tidak dapat tertolong dan sampai saat ini mayat-nya masih disemayamkan di rumah duka.

Selain itu, masih di kawasan dusun Bhwana Kerhi pada saat bersamaan longsor dari atas tebing menghacurkan dan memporak-porandakan rumah beserta isinya. Syukurlah penghuni rumah Ida Putu Anggur beserta anggota kelurganya sempat menyematkan diri dan terhindar dari maut. (yes)

Tinggalkan Balasan