Siswa Diajari Hindari Ujaran Kebencian Lewat Medsos

Wakapolres berikan pengertian mengenai larangan berujar kebencian

KLUNGKUNG, balihotnews.com – Pengguna Media sosial diminta untuk santun dan menghindari ujaran kebencia. Untuk mengantisipasi kenakalan remaja dan tindakan negative lainnya, Polres Klungkung dengan program Polisi Peduli anak, menerjunkan Personilnya ke Sekolah-sekolah sebagi Pembina upacara pada saat pelaksanaan Upacara Bendera setiap hari senin.

Seperti yang dilakukan Waka Polres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta, SH. SiK. bertindak selaku Pembina upacara di SMP N. 1 Semarapura, yang diikuti para Guru dan pelajar dari Kelas VII, VIII dan IX.
Pada kesempatan tersebut Waka Polres mensosialisasikan tentang ujaran kebencian, dengan harapan para siswa SMP N. 1 Semarapura bisa mengerti dan memahami tentang apa itu ujaran kebencian.
Dikatakan juga, Bentuk-bentuik ujaran kebencian yaitu penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut dan penyebaran berita bohong.
Aspek yang dipakai dalam ujaran kebencian ini adalah Suku, Agama, aliran keagamaan, kepercayaan, Ras, Antar Golongan, warna kulit, etnis dan gender. Media yang biasa dipakai dalam ujaran kebencian adalah orasi pada saat kampanye, spanduk, pamplet, media sosial dan media cetak, jelas Waka Polres.
Wakapolres meminta kepada para siswa dalam menggunakan media sosial agar lebih berhati-hati, media sosial banyak mamfaatnya, sebagai sumber informasi dan ilmu pengetahuan, namun sisi negatifnya juga ada, itu semua tergantung dari penggunanya masing-masing, pergunakanlah medsos itu untuk keperluan yang positif.
Penebar ujaran kebencian melalui media baik itu media sosial maupun media cetak, bisa diancam dengan pidana yaitu dengan UU. Nomor 11 tahun 2008, tentang Informasi dan transaksi elektronik, serta Surat Edaran Kapolri Nomor SE/06/X/2015, tentang penanganan ujaran kebencian.
Pada kesempatan tersebut Waka Polres memotivasi para pelajar SMP N. 1 Semarapura agar bisa menjadi pelajar yang berprestasi di Sekolah serta sukses dikehidupan nyata.
Kegiatan turun Kesekolah-sekolah ini dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan dengan menyasar semua sekolah yang ada di Kabupaten Klungkung, mulai dari tingkat SD sampai dengan SMU, dengan maksud untuk membangun kemitraan antara Polisi dan para pelajar. (bro)




Be the first to comment