Sat Lantas dan Dispenda Razia Gabungan, Sasar Pajak Mati

Utama -Sat Lantas dan Dispenda Razia Gabungan, Sasar Pajak Mati
Polisi bersama Dispenda Klungkung melakukan razia
KLUNGKUNG, balihotnews.com – Sat Lantas Polres Klungkung menggelar razia bersama Dinas Pendapatan Daerah ( Dispenda ) Kabupaten Klungkung, Selasa, 7/2/2017. Operasi gabungan yang digelar di jalan rama tepat di depan Kantor Dispenda, berlangsung selama 1 jam, dimulai pukul 06.30 wita s/d 0730 wita, dipimpin Kasat lantas AKP. Wayan Mudiasa, SH.
Kasat lantas mengatakan, razia ini merupakan razia rutin yang digelar Sat Lantas Polres Klunbgkung bersama dengan Dispenda, guna meminimalisir terjadinya pelanggaran lalu lintas diwilayah Polres Klungkung.
Dalam razia tersebut Personil Sat Lantas Polres Klungkung dan Dispenda memeriksa seluruh kendaraan yang melewati jalan tersebut.
Pengendara baik itu roda dua maupun roda empat diperiksa kelengkapan administrasi dan kelengkapan kendaraan bermotornya .
Hasil dari razia gabungan ini Sat Lantas Polres Klungkung berhasil menilang 9 pengendara kendaraan bermotor, dengan barang bukti berupa  1 Kendaraan roda dua, 2 SIM dan 6 STNK. Sedangkan Dispenda berhasil menjaring 17 kendaraan yang belum Bea Balik Nama (BBN).
Kasat lantas menambahkan selain pelaksanaan tilang ditempat bagi para pelanggar, para pelanggar juga dihimbau untuk mengikuti siding di Pengadilan Negeri Klungkung, jika ingin mengambil SIM, STNK maupun kendaraannya.
Sedangkan bagi 17 kendaraan yang belum BBN dari Dispenda menghimbau agar segera dilaksanakan BBN kalau tidak di BBN nanti tidak bisa bayar pajak karena di blokir.
Untuk barang bukti sepeda motor dibawa Ke Mapolres Klungkung untuk diamankan sementara dan kalau sudah bisa menunjukkan dokumennya yang sah seperti STNK dan BPKB pelanggar bisa mengambil kendaraanya di Sat Lantas Polres Klungkung.
Kasat Lantas menghimbau kepada masyarakat pengguna kendaraan bermotor khususnya roda dua, kalau perjalanan jauh walaupun menggunakan pakaian adat diharapkan tetap menggunakan helm, karena kecelakaan itu tidak memandang jauh atau dekatnya perjalanan, disamping itu kegunaan dari pada helm adalah sebagi pelindung kepala pada saat terjadinya benturan, jadi saya kira aspal masih lebih keras dari kepala kita. (pol)




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.