Persembahyangan Warga Dikejutkan Pohon Beringin Tumbang

Utama
GIANYAR, balihotnews.com – Saat sedang khusyuk sembahyang, warga Banjar Pengosekan, Desa Mas, Ubud, dikagetkan dengan suara keras pada Sabtu (4/2) pukul 20.00 wita. Asal suara dari pohon beringin yang tumbang. Untung tak ada korban jiwa.
pohon beringin diduga lapuk lalu tumbang
Tapi sayang, bangunam Pura Puseh Pengosekan hancur terkena ambrukan beringin. Kerugian ditafsir mencapai ratusan juta. Belum lagi untuk biaya upacara.
Desa Mas, Ubud, Sabtu (4/2) pukul 22.00 wita, sebuah pohon beringin berusia ratusan tahun tumbang menimpa bangunan yang berada di area pura. Akibatnya beberapa bangunan pura hancur dan kerugian yang diderita hingga ratusan juta rupiah.
Pohon tumbang itu, selain melintang ke jalan menuju kampung turis Ubud, juga menimpa tembok penyengker, candi bentar dan sebuah Bale Agung yang berukuran 4×8 meter.
Diperkirakan penyebab robohnya pohon beringin tersebut disamping pohon beringin sudah berusia tua mencapai ratusan tahun, juga karena sebelumnya cuaca hujan seharian penuh hingga pohon yang sudah lapuk menyebabkan tumbang.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian material atas rusaknya Bale Agung mencapai Rp. 400 juta.
Menurut keterangan dari Bendesa Adat Pengosekan I Wayan Sumantra, kejadian tersebut merupakan murni musibah, mengingat usia pohon beringin sudah tua dan berumur ratusan tahun. “Pohon beringin sudah tua dan lapuk  hingga menyebabkan tumbang,” ujar Sumantra. (bro)

Tinggalkan Balasan