Maestro Tari Kebyar Duduk IB Blangsinga Tutup Usia

Ida Bagus Oka Wirjana atau Ida Bagus Aji Blangsinga semasa aktif
Ida Bagus Oka Wirjana atau Ida Bagus Aji Blangsinga semasa aktif

GIANYAR, balihotnews.com – Ida Bagus Oka Wirjana atau yang lebih akrab disapa, Ida Bagus Blangsinga dikenal sebagai Maestro Tari Kebyar Duduk, kini sang maestro telah tutup usia di umur 82 tahun.

“Aji meninggal sekitar pukul 11.00 wita pada hari Jumat (3/2) di rumah sakit Bros, Denpasar, ” kata Ida Bagus Gunawan putra ke -10 almarhum ketika dimintai ketengannya, Jumat.
Ia mengatakan almarhum mengalami sakit sejak 6 bulan yang lalu.
Awalnya mengalami gangguan pada pencernaan, kemudian bolak balik opname, sampai ayahanda meninggal.Kini, layon atau jasad almarhum masih di rumah duka  atau Griya Banjar Blangsinga, Desa/Kecamatan Blahbatuh.
Jasad akan dikubur tanggal 7 Februari.”Ya mekingsan ring pertiwi atau dimakamkan,” katanya.Seperti diketahui Ida Bagus Oka Wirjana atau yang lebih akrab disapa, Ida Bagus Blangsinga dikenal sebagai Maestro Tari Kebyar Duduk. Tarian tunggal yang diciptakan oleh I Ketut Mario (I Ketut Mariya) mampu ia ekpresikan dengan baik, sehingga menjadi begitu khas saat ia tarikan. Tari itu menjadi lebih indah, agem kuat, harmoni irama musik dengan gerak tubuh yang pas, serta gerakan mata yang menakjubkan.

Ida Bagus Blangsinga memiliki disiplin latihan yang tinggi, fokus pada satu titik, selalu ingat pada ajaran sesepuh (pakem) dan Sang Pemilik Jiwa (Taksu) agar berkenan hadir dalam diri, terpatri dalam setiap laku hidup. Dan ia menjalani keindahan dan beratnya tantangan perjalanan karier sebagai seorang penari. Pernah pada satu masa ia terjebak selama 4 jam dalam susana perang peluru yang bersliweran di atas kepala. “Suasana sangat mencekam. Saya pikir tak dapat  kembali lagi ke Bali,” kenangnya ketika menjalani tugas sebagai penari Angkatan Perang di tahun 50-an.

Pada masa pemerintahan Soekarno, Ida Bagus Blangsinga bersama penari lainnya sering mendapat tugas menampilkan sajian estetis bagi Angkatan Darat di Jakarta melalui DUKT (Dinas Urusan Kesejahteraan Tentara), di Istana Negara. Kedekatannya dengan Presiden RI I kala itu mempengaruhi dirinya untuk melabuhkan pilihan pada jalan hidup bersahaja.

Di usianya yang ke 87, Ida Bagus Blangsinga masih aktif menari. Beberapa waktu lalu ia menari saat mlaspas geria (upacara syukur atas selesainya pembangunan rumah dan mohon agar dapat menempatinya dengan segala limpahan berkah) sendiri. Rumahnya direnovasi atas bantuan pemerintah Kabupaten Gianyar dan diplaspas pada April 2016. (pus)




Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.